GURU BIASA ADALAH GURU YANG MAMPU MENJELASKAN, GURU BAIK ADALAH GURU YANG MAMPU MENDEMONSTRASIKAN DAN GURU HEBAT ADALAH GURU YANG MAMPU MENGINSPIRASI SISWA.

Minggu, 27 Februari 2011

KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK SMP & IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN IPA.


Peserta didik adalah manusia dengan segala fitrahnya. Mereka mempunyai perasaan dan pikiran serta keinginan atau aspirasi. Mereka mempunyai kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi (pangan, sandang, papan), kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan, dan kebutuhan untuk mengaktualisasi dirinya (menjadi dirinya sendiri sesuai dengan potensinya).
Dalam tahap perkembangannya, peserta didik  SMP berada pada tahap periode  perkembangan Operasional formal (umur 11/12-18 tahun). Ciri pokok perkembangan pada tahap ini adalah anak sudah mampu berpikir abstrak dan logis. Model berfikir ilmiah dengan tipe hipotetico-deductive dan inductive sudah mulai dimiliki anak, dengan kemampuan menarik kesimpulan, menafsirkan dan mengembangkan hipotesa (Asri Budiningsih, 2005: 39).

MEDIA PEMBELAJARAN


a.      Pengertian Media Pembelajaran
Media berasal dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar pesan dari pengirim pesan ke penerima pesan (Arief S. Sadiman dkk, 2009: 6). Dalam bahasa arab media adalah perantara atau pengantar pesan dan pengirim pesan kepada penerima pesan (Azhar Arsyad, 2009: 3). Pengertian  media menurut Atwi Suparman (2001:187) adalah alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima pesan. Pengirim dan penerima pesan itu dapat berbentuk orang atau lembaga, sedangkan media tersebut dapat berupa alat-alat elektronik, gambar, buku, dan sebagainya.

Sekolah Bertaraf Internasional (SBI)


Sekolah bertaraf internasional (SBI) merupakan sebuah jenjang sekolah nasional di Indonesia dengan standar mutu internasional. Proses belajar mengajar di sekolah ini menekankan pengembangan daya kreasi, inovasi, dan eksperimentasi untuk memacu ide-ide baru yang belum pernah ada (wikipedia.org). Landasan Hukum SBI tertuang dalam Undang-Undang  Sisdiknas Pasal 50 Ayat 3 (Undang-Undang,2003) disebutkan bahwa  “Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional”.

Selasa, 22 Februari 2011

Pembelajaran Berbasis Web (Web Based Learning) atau E-learning


Salah satu aplikasi layanan internet yang sangat populer adalah layanan World Wide Web (WWW), sehingga seolah-olah internet hanyalah web. Word Wide Web atau sering disebut web merupakan kumpulan dokumentasi terbesar yang tersimpan dalam berbagai server yang terhubung menjadi suatu jaringan. Dokumen ini dikembangkan dalam format hypertext dengan menggunakan Hypertex Markup Language (HTML).  Melalui format ini dimungkinkan terjadinya link dari suatu dokumen ke dokumen lain. Selain itu fasilitas ini bersifat multimedia, yang terdiri kombinasi unsur teks, foto, grafika, audio, animasi dan video (Isjoni, 2008: 14).

TESIS S2 TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNY


ABSTRAK

Ida Rianawaty: Pengembangan Bahan Ajar Sains Berbasis Web dengan Portal E-learning Moodle untuk Siswa SMP SBI. Tesis: Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, 2010.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan bahan ajar sains bilingual berbasis web bagi siswa kelas VIII SMP Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang berupa portal E-learning dengan menggunakan LMS Moodle, (2) Mengetahui kelayakan bahan ajar sains bilingual berbasis web yang dihasilkan sebagai suplemen Sumber Belajar untuk siswa kelas VIII SMP Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).(3) Mengetahui efektifitas bahan ajar sains berbasis web yang dikembangkan terhadap pencapaian kompetensi matapelajaran sains siswa kelas VIII SMP Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

PREDIKSI SOAL UN IPA 2011

SOAL BIOLOGI
21.  Perhatikan gambar berikut ini!












 
Ciri-ciri makhluk hidup yang ditunjukan oleh gambar tersebut adalah....
A. tumbuh
B.  bernapas
C.  berkembang biak
D. menanggapi rangsang

Minggu, 20 Februari 2011

LESSON STUDY MGMP IPA SMP/MTs. KOTA MAGELANG KE SMP 1 SEWON BANTUL


Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP/MTs. Kota Magelang melakukan Kunjungan ke SMP Negeri 1 Sewon Bantul Yogyakarta. Kunjugan tersebut bertujuan untuk mengikuti kegiatan Lesson Study Mata Pelajaran IPA dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran IPA di kelas. Kegiatan ini diiukuti oleh 41 Guru IPA SMP/MTs. Se-Kota Magelang yang didampingi 2 Kepala Sekolah yang merupakan Koordinator MGMP IPA. Kegiatan berjalan dengan baik, terimakasih kepada seluruh panitia atas kerjasama dan dukungannya.